A Man Like None Other Chapter 7020




A Man Like None Other Chapter 7020

Please read this chapter.

Chapter Highlights:

  • An attempt to defy destiny is underway.
  • A protagonist faces immense challenges.
  • A unique trial begins in a sacred location.

Bab 7020 Melakukan Eksperimen.

Secercah harapan yang menyeramkan tiba-tiba muncul di mata Dewa Chenyao, yang terbaring dalam genangan darah.

Bencana!

Ini terlalu sulit!

Bagaimana mungkin jalan untuk menentang takdir, yang belum pernah berhasil dilalui siapa pun sepanjang sejarah, dapat diciptakan dan disempurnakan begitu saja oleh David, seorang penguasa klan naga yang baru terlahir kembali?

Dia hampir bisa melihat akhirnya.

David secara paksa membalikkan hukuman ilahi, yang pasti akan menyebabkan runtuhnya jalur kultivasinya dan kehancuran jiwanya, yang mengakibatkan kematiannya dan lenyapnya kultivasinya.

Pada saat itu, tanpa ada yang menahan para dewa dan tanpa ada yang memperbaiki keretakan di langit dan bumi, kekuatan para dewa yang tersisa masih dapat menduduki dua puluh empat langit dan menunggu kebangkitan mereka.

Namun sedetik kemudian, David menghancurkan semua harapannya.

David mengangkat matanya, tatapannya tanpa rasa takut atau ragu-ragu, hanya menunjukkan tekad dan keteguhan hati yang luar biasa.

Setelah mengalami kelahiran kembali di tanah leluhurnya, pertempuran berdarah untuk bertahan hidup, dan pelarian yang penuh keputusasaan, ia telah lama mengabaikan hidup dan tewas. Yang ia cari hanyalah kelangsungan hidup bangsanya, perdamaian di dunia, dan keadilan bagi semua ras.

“Aku akan melakukannya.”

Kata itu terucap dengan kekuatan yang menggema, mengguncang seluruh hadirin tanpa sedikit pun keraguan.

Penjaga Ordo mengangguk sedikit: “Karena kau bersedia, Surga akan memberimu kesempatan untuk diuji.”

Penjara Surgawi ini adalah asal mula tatanan seluruh surga. Hukum-hukumnya stabil dan terisolasi dari segala gangguan. Ini adalah satu-satunya tempat di mana seseorang dapat mencoba membalikkan hukuman ilahi.

“Kau diberi wewenang penuh untuk menangani semua orang berdosa di hadapan para dewa di sini. Berhasil atau gagal, hidup atau tewas, kau sendiri yang akan menanggung konsekuensinya.”

Saat kata-kata itu terucap, sosok tak terlihat di langit perlahan menghilang ke dalam kehampaan, hanya menyisakan hamparan luas arus udara abu-putih yang teratur untuk menyelimuti seluruh area, diam-diam menyaksikan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, yaitu menentang langit dan membuka jalan.

David perlahan berbalik, pandangannya tertuju pada seluruh tanah yang berwarna merah darah, pada puluhan juta tubuh dewa yang masih utuh, dan pada para kultivator dewa yang tak terhitung jumlahnya yang terluka parah, sekarat, dan tak berdaya.

Dia tidak memiliki dasar, tidak memiliki garis keturunan, dan tidak memiliki pengalaman sebelumnya.

Jika seseorang ingin menciptakan jalan untuk membalikkan hukuman ilahi, dan jika seseorang ingin menyingkirkan energi nuklir ekstraterestrial dan menempa asal mula penebusan, satu-satunya cara adalah—coba-coba.

Dengan menggunakan kehidupan para pendosa dari ras ilahi sebagai bahan percobaan, dan dosa-dosa manusia yang tak terhitung jumlahnya sebagai dasar deduksi, melalui berbagai upaya, kegagalan, dan penyesuaian yang berulang, mereka dengan susah payah menciptakan jalan lengkap melawan surga ini dari awal.

Inilah satu-satunya jalan, dan juga jalan yang paling kejam, berdarah, dan tanpa ampun.

“Semua orang mundur, jaga keempat sisi, dan jangan biarkan siapa pun mendekat.”

David memberikan perintah itu dengan suara yang dalam, nadanya tenang namun mengandung otoritas yang tak terbantahkan.

“Selanjutnya, aku akan menggunakan tempat ini untuk membalikkan hukuman ilahi dan memperbaiki surga dengan dosa-dosaku.”




Page:12

🚨 FASTER UPDATES: Listen to the Audiobook version!

▶ SUBSCRIBE NOW